Berdasarkan analogi dari jawaban yang sudah ada, thomas alfa edison melakukan treatment yang berbeda-beda pada kondisi sampel yang ada. apabila ada satu kondisi, kemudian ditambahkan ini, maka reaksinya ini..itulah kenapa terkadang metode eksperimen justru menemukan sesuatu yang bukan tujuan eksperimen yang ditetapkan..karena eksperimen memberikan reaksi yang beragam sehingga dapat menjawab pertanyaan yang bukan pertanyaan eksperimennya.
Inti dari semua penjelasan di atas: metode eksperimen digunakan untuk menjawab sebuah hubungan kausal (sebab akibat) dengan memberikan treatment pada sebuah kondisi…
B. Beberapa keuntungan dan batas-batas metode Eksperimen :
· Siswa dapat aktif mengambil bagian berbuat untuk dirinya sendiri. Murid tidak hanya melihat seseorang menyelesaikan sesuatu eksperimen tetapi juga dengan berbuat ia memperoleh kepandaian-kepandaian yang diperlukan.
· Siswa mendapat kesempatan yang sebesar-besarnya untuk melaksanakan langkah langakah dalam cara-cara berpikir ilmiah. Ramalan-ramalan atau hipotesis-hipotesis dapat diuji kebenarannya dengan mengumpulkan data-data hasil observasi, kemudian menafsirkannya dan terakhir siswa membuat kesimpulan-keimpulan dari hasil observasi tersebut
C. Keunggulan-keunggulan Metode Eksperimen :
1. Melalui eksperimen siswa dapat menghayati sepenuh hati dan mendalam, mengenai pelajaran yang diberikan
2. Siswa dapat aktif mengambil bagian untuk berbuat bagi dirinya, dan tidak hanya melihat orang lain, tanpa dirinya melakukan
3. Siswa dapat aktif mengambil bagian yang besar, untuk melaksanakan langkah-langkah dalam cara berpikir ilmiah. Jalan ini dilakukan melalui pengumpulan data-data observasi memberikan penafsiran serta kesimpulan, yang dilakukan :
· Apabila sarana tidak tersedia atau kurang memadai, maka proses jalannya eksperimen akan menjadi tidak efektif
· Metode ini dilaksanakan bila siswa belum matang untuk melaksanakan eksperimen. Hal ini berarti melaksanakan eksperimen memerlukan ketrampilan yang mahir dari pihak gurunya
· Memerlukan waktu yang panjang oleh siswa itu sendiri
· Kemungkinan kesalahan dalam mengambil kesimpulan dapat dikurangi, karena siswa mengamati langsuang terhadap suatu proses yang menjadi obyek pelajaran atau mencoba melaksanakan sesuatu
· Siswa mendapatkan pengalaman langsung dan praktis dalam kenyataan sehari-hari yang sangat berguna bagi dirinya
· Kelemahan-kelemahan metode eksperimenng/lama. Keterbatasan waktu dalam eksperimen dapat berakibat terputusnya pemahaman siswa, terhadap topik yang menjadi pokok bahasan. Dan ini bertujuan pengajaran tidak tercapai dengan baik
· Memerlukan keterampilan/kemahiran dari pihak guru dalam menggunakan serta membuat alat-alat eksperimen
· Bagi guru yang telah terbiasa dengan metode ceramah secara rutin misalnya. Cenderung memadang metode eksperimen sebagai suatu pemborosan dan memberatkan
1. Metode eksperimen tepat dipergunakan :
a. Apabila akan memberikan keterampilan tertentu.
b. Untuk memudahkan berbagai jenis penjelasan, sebab penggunaan bahasa lebih terbatas.
c. Untuk menghindari verbalisme
d. Untuk membantu anak memahami dengan jelas jalannya suatu proses dengan penuh perhatian, sebab lebih menarik
- Segi kebaikannya metode eksperimen
a. Dengan metode ini anak-anak dapa menghayati dengan sepenuh hatinya mengenai pelajaran yang diberikan.
b. Memberikan pengalaman praktis yang dapat membentuk perasaan dan kemauan anak.
c. Perhatian anak akan terpusat kepada apa yang dieksperimenkan.
d. Dengan metode ini sekaligus masalah-masalah yang mungkin timbul dalam hati anak-anak dapat langsung terjawab.
e. Akan mengurangi kesalahan dalam mengambil kesimpulan, karena anak mengamati langsung terhadap suatu proses.
- Segi negatifnya metode eksperimen
a. Dalam pelaksanaan metode eksperimen biasanya memerlukan waktu yang banyak (panjang).
b. Apabila sarana peralatan kurang memadai atau alat-alatnya tidak sesuai dengan kebutuhan, maka metode ini kurang efektif.
c. Metode ini sukar dilaksanakan apabila anak belum matang untuk melaksanakan eksperimen.
d. Banyak hal-hal yang tidak dapat dieksperimenkan dalam kelas.
4 . Saran-saran pelaksanaanya metode eksperimen.
a. Metode eksperimen hendaknya dilakukan dalam hal-hal yang bersifat praktis dan urgen dalam masyarakat.
b. Hendaknya metode eksperimen diarahkan agar murid-murid dapat memperoleh pengertian yang lebih jelas, pembentukan sikap serta kecakapan praktis.
c. Hendaknya diusahakan agar semua anak dapat mengitkuti eksperimen dengan jelas (pengaturan ruang dan tempat duduk)
d. Sebagai pendahuluan, berilah pengertian sejelas-jelasnya landasan teori dari apa yang akan dieksperimenkan. Perlu menjelaskan tujuan yang akan dicapai melalui eksperimen kepada siswa
e. Menjelaskan prosedur/langkah-langkah yang akan ditempuh dalam eksperimen serta persiapan alat-alat eksperimen
f. Membantu siswa untuk mendapatkan bahan-bahan bacaan serta alat-alat yang akan diperlukan dalam eksperimen4. Setelah eksperimen dilakukan berilah kesempatan kepada siswa untuk mengevaluasi hasil kerjanya dengan membandingkan hasil eksperimen temannya dengan membandingan hasil eksperiman temannya sehingga dapat memberikan peluang untuk saling tukar pendapat dan saling lengkapi-melengkapi kekurangan yang dimilikinya
g. Memberikan kesimpulan dan catatan seperlunya terhadap eksperimen yang baru saja dilakukan
h. Diharapkan siswa dapat memberikan ikhtisar berupa laporan mengenai hasil eksperimen mereka
a. Fase pemberian tugas yang wajar :
1. Tujuan yang jelas
2. Agar hasil belajar siswa memuaskan, guru perlu merumuskan tujuan yang jelas yang hendaknya dicapai oleh siswa. Sifat tujuan-tujuna itu adalah sebagai berikut:
a. Merangsang agar siswa berusaha lebih baik memupuk inisiatif, bertanggung jawab dan berdiri sendiri.
b. Membawa kegiatan-kegiatan sekolah yang berharga kepada minat siswa yang masih terluang. Waktu-waktu luang bagi siswa agar dapat digunakan lebih konstruktif.
c. Memperkaya pengalaman-pengalaman sekolah dengan memulai kegiatan-kegiatan di luar kelas.
d. Memperkuat hasil belajar di sekolah dengan menyelenggarakan latihan-latihan yang perlu, integrasi dan penggunaanya
3. Petunjuk-petunjuk yang jelas.Tugas yang harus dilakukan oleh siswa perlu jelas. Ini berarti bahwa guru, dalam memberikan tugas, harus menjelaskan aspek-aspek yang perlu dipelajari oleh para siswa, agar para siswa tidak merasa bingung apa yang harus mereka pelajari dan segi-segi mana yang harus dipentingkan. Jika aspek-aspek yang diperhatikan sudah jelas, maka perhatian siswa pada waktu belajar akan dipusatkan pada aspek-aspek yang dipentingkan itu.
4. Keuntungan Metode ini
· Pengetahuan yang belajar diperoleh dari hasil belajar, hasil eksperimen atau menyelidiki yang banyak berhubungan dengan minat mereka dan yang mereka rasakan berguna untuk hidup mereka dan ini akan lebih lama dapat diingat.
· Siswa berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab dan berdiri sendiri
5. Kelemahannya
· Seringkali siswa melakukan penipuan, siswa hanya meniru atau menyalin hasil pekerjaan dari orang lain, tanpa mengalami peristiwa belajar. Adakalanya tugas itu dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan
· Kalau tugas terlalu sering diberikan, terlebih jika tugas-tugas itu sukar dilaksanakan oleh siswa, ketenangan mental mereka dapat terpengaruh.
· Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual.
6. Tahap belajar
Dalam tahap belajar, guru belajar (melaksanakan tugas) sesuai dengan tujuan dan petunjuk-petunjuk dari guru. Tahap resitasi adalah tahap siswa mempertanggung jawabkan hasil belajarnya. Bentuk-bentuk resitasi harus disesuaikan dengan tujuan pemberian tugas
BAB II
PENUTUP / KESIMPULAN
1. Metode eksperimen adalah metode pengajaran dimana guru dengan murid bersama-sama mengerjakan sesuatu sebagai latihan praktis dari apa yang diketahui (misalnya : mengadakan eksperimen tentang tanah/debu yang dapat dipergunakan untuk tayamum, eksperimen untuk merawat jenzah dan sebagainya).
2. Metode eksperimen tepat dipergunakan :
a. Apabila akan memberikan keterampilan tertentu.
b. Untuk memudahkan berbagai jenis penjelasan, sebab penggunaan bahasa lebih terbatas.
c. Untuk menghindari verbalisme.
d. Untuk membantu anak memahami dengan jelas jalannya suatu proses dengan penuh perhatian, sebab lebih menarik
3. Segi kebaikannya metode eksperimen
a. Dengan metode ini anak-anak dapa menghayati dengan sepenuh hatinya mengenai pelajaran yang diberikan.
b. Memberikan pengalaman praktis yang dapat membentuk perasaan dan kemauan anak.
c. Perhatian anak akan terpusat kepada apa yang dieksperimenkan.
d. Dengan metode ini sekaligus masalah-masalah yang mungkin timbul dalam hati anak-anak dapat langsung terjawab.
e. Akan mengurangi kesalahan dalam mengambil kesimpulan, karena anak mengamati langsung terhadap suatu proses.
4. Segi negatifnya metode eksperimen
a. Dalam pelaksanaan metode eksperimen biasanya memerlukan waktu yang banyak (panjang).
b. Apabila sarana peralatan kurang memadai atau alat-alatnya tidak sesuai dengan kebutuhan, maka metode ini kurang efektif.
c. Metode ini sukar dilaksanakan apabila anak belum matang untuk melaksanakan eksperimen.
d. Banyak hal-hal yang tidak dapat dieksperimenkan dalam kelas.
5. Saran-saran pelaksanaanya metode eksperimen.
a. Metode eksperimen hendaknya dilakukan dalam hal-hal yang bersifat praktis dan urgen dalam masyarakat.
b. Hendaknya metode eksperimen diarahkan agar murid-murid dapat memperoleh pengertian yang lebih jelas, pembentukan sikap serta kecakapan praktis.
c. Hendaknya diusahakan agar semua anak dapat mengitkuti eksperimen dengan jelas (pengaturan ruang dan tempat duduk)
d. Sebagai pendahuluan, berilah pengertian sejelas-jelasnya landasan teori dari apa yang akan dieksperimenkan.
DAFTAR PUSTAKA
Dradjat, Dr. Zakiah, dkk. Metode Khusus Pengajaran Agama Islam, PT. Bumi Aksar. Jakarta, 1995.
Dr. Arief Armai, MA. Pengantar Ilmu Dan Metode Pendidikan Islam, PT. Intermasa. Jakarta, 2002.
Drs. M. Usman Basyiruddin, M.Pd. Metode Pembelajaran Agama Islam, PT. Ciputar Prees. Jakartan, 2005.